Jurusan Teknik Konversi Energi POLBAN, SATU SATUNYA JURUSAN ENERGI DI INDONESIA!!

advertise here



Assalamualaikum Warakhmatullahi Wabarakatuh
Halo guys, udah lama gak posting sesuatu. Mumpung sekarang lagi musim maba, pasti banyak calon mahasiswa yang bingung mau lanjut ke mana. Nah, kali ini saya bakal share informasi tentang kampus terapan di Bandung, yaitu Politeknik Negeri Bandung.

Pada awalnya POLBAN bernama Politeknik ITB. Dan, POLBAN sendiri merupakan salah satu politeknik tertua di Indonesia selain Politeknik Manufaktur Swiss (POLMAN). Di POLBAN terdapat 10 jurusan, terdiri 7 jurusan teknik dan 3 jurusan non teknik. Di sini saya akan bercerita sedikit tentang jurusanku, yaitu Jurusan Teknik Energi.

Sebelumnya perkenalan dulu ya guys, karna tak kenal maka taaruf, cieeeee.
Nama saya Nurrochim Indra Raharjanto, biasa dipanggil Indra. Saya masuk POLBAN tahun 2017 di Jurusan Teknik Konversi Energi, Prodi D-3 Teknik Konversi Energi.
Sedikit cerita tentang sejarah jurusan energi di POLBAN. Pada awalnya Teknik Energi merupakan bagian dari Teknik Mesin POLBAN, bersama dengan Teknik Refrigrasi. Kemudian pada tahun 2003, Teknik Energi secara resmi menjadi jurusan tersendiri di POLBAN.
Teknik Konversi Energi di POLBAN merupakan satu-satunya Jurusan Teknik Energi yang ada di Indonesia. Karena kebanyakan jurusan teknik energi di kampus lain masih berbentuk prodi di bawah jurusan mesin atau kimia.

Contohnya seperti teknik energi di Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang yang merupakan bagian dari Jurusan Teknik Kimia atau Teknik Energi di Politeknik Negeri Semarang yang merupakan bagian dari teknik mesin.
Jurusan Teknik Energi sendiri terdiri dari 3 prodi, yaitu D-3 Teknik Konversi Energi (TEN), D-4 Teknik Pembangkit Tenaga Listrik (TPTL), dan D-4 Teknik Konservasi Energi (TKE).
Untuk tahun 2019, katanya akan ada kelas baru hasil kerjasama Jurusan Teknik Energi dengan PLN.

Di jurusan ini terdapat 4 laboratorium utama yang sering digunakan untuk praktikum. Yaitu Lab. Konversi Energi (Lab. Atas), Lab. Energi Terbarukan (Lab. Surya), Lab. Energi Thermal (Lab. Bawah), dan Lab. Tegangan Tinggi. Sedangkan untuk ruang perkuliahan sendiri, jurusan teknik energi biasa menggunakan Gedung F (biasa disebut GKB) lantai satu.

Untuk teknik energi ini, menurut saya seperti gabungan dari teknik energi, teknik elektro, dan teknik kimia. Pemikiran ini saya dapat karena mata kuliah yang dipelajari cukup banyak, dan rata-rata mata kuliah di teknik energi pasti ada di 3 jurusan tersebut.

Ketika tingkat satu, yaitu semester I dan II, mata kuliah yang dipelajari masih berupa mata kuliah dasar, seperti matematika dasar, kimia dasar, agama, dll.

Salah satu hasil benda kerja praktikum mesin bubut

Kemudian di tingkat dua, yaitu semester III dan IV, mata kuliah yang dipelajari sudah berfokus ke teknik energi. Mata kuliah yang dipelajari yaitu seputar elektronika, mekanika, dan termodinamika. Pada tingkat ini juga mulai banyak praktikum yang dilakukan di lakukan.

Kegiatan Kunjungan Industri
Informasi Kegiatan Kunjungan Industri? Klik ini )

Untuk tingkat 3 sendiri saya belum mengalami, tapi dari cerita kakak tingkat yang saya dapat, untuk D-3 sendiri sudah mulai fokus ke kerja praktik (KP) dan penyusunan tugas akhir (TA).

Kehidupan kuliah di POLBAN, khususnya di Jurusan Teknik Energi bisa dibilang cukup padat. Rata - rata teknik energi memulai perkuliahan jam 07.00 pagi dan berakhir di sore hari setelah ashar. Tidak jarang juga mereka pulang malam karena mengikuti kegiatan himpunan maupun UKM yang ada di POLBAN.

Mungkin segitu dulu untuk artikel ini. Karena bakal ada lagi artikel tekait Jurusan Teknik Energi POLBAN. Semoga artikel ini bermanfaat buat kalian yang masih galau mau kuliah di mana. Kurang lebihnya saya mohon maaf.

Wassalamualaikum Warakhmatullahi Wabarakatuh.

Click to comment