Kunjungan Industri PT Geo Dipa Energi

advertise here
sumber : www.geodipa.co.id


Bismillaah.
Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang kunjungan industri ke PT Geo Dipa Energi Unit Dieng. Informasi yang saya dapatkan tentang Dieng di pertengahan tahun 2018 yaitu temperatur yang dingin di sana hingga mencapai titik beku. Dapat dibayangkan betapa dinginnya Dieng saat itu, bukan?

Sebelum melakukan kunjungan industri ke PT Geo Dipa Unit Dieng ini tentunya berkas perizinan disiapkan. Perizinan cukup mudah bagi kami, berkas yang kami siapkan antara lain proposal kunjungan industri dan surat pengantar dari jurusan kampus. Lalu berkas tersebut kami kirim melalui pos, dan terakhir biasanya dari pihak PT Geo Dipa Unit Dieng akan mengirimkan balasan pesan melalui surat elektronik. Perlu diperhatikan saat pihak PT Geo Dipa Unit Dieng pastikan surat elektronik tersebut terkirim ke panitia kunjungan industri dan jangan sampai masuk ke email kampus pusat karena agar lebih mudah dalam penerimaan informasi.

Setelah perizinan selesai, maka kami berangkat sesuai waktu yang telah ditentukan sebelumnya.
Dari Bandung kami berangkat pukul 17.00 sampai ke Wonosobo sekitar pukul 03.00 atau lebih. Waktu tersebut tentunya dengan beberapa kali singgah ke rest area.

sumber : Dokumentasi
gambar Masjid Al Manshur Wonosobo.
Sekitar pukul 03.00 kami beristirahat sekaligus shalat subuh di masjid Al Manshur. Selepas shalat subuh, kami mengganti kendaraan untuk menuju ke Dieng dikarenakan jalanan yang tidak mungkin dilalui oleh bus, kendaraan yang kami naiki seperti minibus yang muat untuk 16-20 orang.

sumber : Dokumentasi
Wisata Gardu Pandang Dieng

sumber : Dokumentasi
Wisata Gardu Pandang Dieng

Sebelum melanjutkan perjalanan kami ke PT Geo Dipa unit Dieng, kami singgah terlebih dahulu ke tempat wisata dimana kami bisa menikmati sun rise ufuk timur. Banyak orang yang berkunjung ke tempat ini sebelum matahari terbit. Banyak yang sekedar menikmati, ada juga photographer yang memang 'berburu' mentari.
Udara pagi Dieng sangat dingin, lebih dingin dari Ciwidey ataupun Lembang ditambah perut yang masih kosong saat itu.

sumber : Dokumentasi
gambar Boemi Dieng ; salah satu tempat makan yang berada di kawasan Dieng

Setelah selesai menikmati pendar cahaya ufuk timur, kami melanjutkan perjalanan kami ke tempat makan yaitu Boemi Dieng. Tempatnya bersih, makanan yang disajikan cukup variatif, dan juga teh hangat yang cepat sekali dinginnya karena temperatur Dieng yang dingin. Pemandangan yang disajikan di tempat makan ini berupa hamparan Kebun Kentang Dieng yang terkenal, juga disediakan oleh - oleh khas Dieng yang dapat dibeli dengan harga bervariatif. Makanan khas Dieng salah satunya adalah Carica atau disebut juga Pepaya Mexico.

Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan kami menuju PT Geo Dipa unit Dieng dan kami langsung disambut dengan ramah. Berkas perizinan kami siapkan dan tidak lama setelah itu briefing sebelum menuju ke lapangan dilakukan oleh salah satu koordinator lapangan PT Geo Dipa unit Dieng. Setelah selesai memberikan pengarahan, kami langsung menuju ke salah satu sumur yang berada tidak jauh dari kantor PT Geo Dipa unit Dieng.

sumber : Dokumentasi
Salah satu sumur di PT Geo Dipa unit Dieng 
Dalam penamaannya DiPa sendiri berarti Dieng - Patuha yang artinya pembangkit ini operasional kerja nya dibagi menjadi dua wilayah, yaitu Dieng dan Patuha yang berada di Ciwidey, Jawa Barat.
Unit Dieng sendiri mampu menghasilkan listrik sebesar 80 MW. Pembangkit ini memanfaatkan geothermal atau panas bumi dan hal tersebut merupakan renewable energi.


sumber : Dokumentasi

sumber : Dokumentasi

sumber : Dokumentasi
Begitulah perjalanan kami melakukan kunjungan industri ke PT Geo Dipa Energi unit Dieng. Semoga tulisan ini membantu sebagai informasi terkait kunjungan industri atau tentang perjalanan menuju ke Dieng.

sumber : Dokumentasi
gambar diambil di area water chiller

Click to comment