Penyapu Jalan

advertise here

Penyapu Jalan

Tepat sudut 180° terbentuk pada pergelangan tangan
Suasana tak sopan menggigit badan ini
Ku simpan tangan di antara kehangatan
Melawan gigitan cahaya malu
Memang tak tentu kapan datang cahaya
Sudahlah..... Biasanya rindu cahaya, sudah datang kau benci kepanasan

Melihat banyak orang penyapu jalan
Mereka tak menghiraukan datangnya cahaya
Tak bisa ku baca hati mereka, rindu atau tidak
Tak peduli gigitan pagi atau panasnya surya, padahal hitam kau pakai
Hitam? Terkadang hanya satu warna
Tak butuh, bahkan benci perhatian
Malu? Tertawalah kalian!

' Hanya aku yang memakai ini '
Jeritan malu dalam diam tak dapat diungkap selain cerita kosong tanpa makna
Namun, coba kau dengar lagi
Ada perjuangan tanpa dukungan dalam kekosongan
Ada pertanyaan aneh ' mengapa dia? '
Jawaban hanya diam menandakan belum sanggup
Mata jernih bercerita bahwa ini serius
Ya... Tarik kembali pernyataan mu
Ini sebuah rasa berbalut emosi

Ku lihat, 180° namun tidak tepat
Berjalan diantara para penyapu jalan, mereka benar - benar acuh
Berjalan searah dan setujuan, tak usah ditanya kemana
Terkadang hanya satu jengkal saja sawo matang terlihat

Para penyapu jalan.....
Susah diungkapkan betapa inginnya....

1 comments:

avatar

Wiiihhh daebakk :v
Ciptaan mu dyk?

Click to comment